HOME
Home » Ayam Pheasant » 10 Jenis Ayam Pheasant Terpopuler di Indonesia 2019 – 2020

10 Jenis Ayam Pheasant Terpopuler di Indonesia 2019 – 2020

Posted at July 12th, 2020 | Categorised in Ayam Pheasant

Ayamkalkun.com – Ada beberapa jenis Ayam Pheasant yang saat ini populer di indonesia. Dalam artikel ini, kami akan membahas berbagai jenisnya serta update harga terbaru versi kami di tahun 2020 ini.

aneka jenis ayam pheasant
aneka jenis ayam pheasant

Terdapat banyak jenis ayam pheasant yang tersebar diseluruh dunia. Beberapa jenis yang paling populer di Indonesia terutama yang aslinya berasal dari negeri tibet China. Sehingga, ketika awal mulanya ayam hias ini masuk ke Indonesia, dikenal dengan sebutan ayam tibet / ayam hong.

Mungkin anda pernah menonton tv series sun go kong di televisi swasta pada sekitar tahun 1996-2004 ? pemeran utama series tv tersebut yaitu sun go kong menggunakan bulu ayam pheasant sebagai accesories dikepalanya.

Dinegara asalnya, ayam pheasant ini memang sudah sejak lama dikagumi. Selain keindahan dari warna bulunya, bagian bulu ekor pada ayam hias menjadi ciri khas unik lainnya. Bulu ayam pheasant juga kerap dipakai untuk keperluan syuting atau juga fotografi “selfie”.

10 jenis ayam pheasant terpopuler di indonesia
jual ayam pheasant

Ayam pheasant adalah salah satu ayam hias yang saat ini sangat populer dikalangan para pecinta ayam hias khususnya di Indonesia. Tingginya harga ayam pheasant ini semakin menaikan pamornya. Bukan tanpa sebab mengapa mereka sangat dikenal, karena keindahan tampilannya memang sangat menakjubkan.

10 jenis ayam pheasant + daftar harga mulai dari remaja hingga indukan versi ayamkalkun.com :

1. Golden Pheasant

golden pheasant
Golden Pheasant

Untuk pecinta ayam pheasant di indonesia, jenis golden pheasant adalah yang paling populer dan paling banyak peminatnya. Bersama dengan lady amherst pheasant, jenis ini adalah yang pertama kali masuk pasaran indonesia.

Dijuluki juga dengan sebutan salah satu ayam / burung terindah didunia, yang sejajar dengan burung cendrawasih.

Keindahannya tentu tak perlu disangsikan lagi. Jenis ini bagai putri atau tuan putri dari semua jenis pheasant. Daya tarik utama dari golden pheasant, adalah kombinasi warna merah yang tajam serta ring dileher yang mengkilap. Warna bulu di ringnya sekilas mirip emas sehingga, jenis ini dijuluki dengan sebutan golden pheasant.

Beberapa dari penggemar ayam hias ini menyebutnya juga dengan sebutan ayam hong dan ayam tibet. Lalu ada juga yang menyebutnya dengan sebutan ayam pegar.

Harga remaja : 5,5 – 6,5jt rupiah

Dewasa – Indukan : 9 – 11 jt rupiah

Anda bisa membaca review lengkap golden pheasant serta harganya disini : Jual Golden Pheasant Bonus Donald Trumph !!

2. Lady Amherst Pheasant

lady amherst pheasant
lady amherst pheasant

Lady amherst pheasant adalah pheasant yang aslinya berasal dari china dan burma. Keunikannya yaitu bulu ekor panjang yang berwarna perpaduan putih dan hitam hampir mirip seperti batik indonesia. Dibagian punggung juga ada perpaduan warna hijau mengkilat berpadu dengan warna hitam. Jenis ini bersama dengan golden pheasant termasuk keluarga dalam gen chrysolopus.

Ciri khas dan karakteristik lady amherst, memiliki kemiripan dengan jenis golden. Namun perbedaanya, postur mereka agak sedikit lebih besar dan bulu ekornya juga lebih panjang.

Harga remaja : 9 – 10 jt rupiah

Dewasa – Indukan : 15 – 17jt rupiah

3. Yellow Pheasant

yellow pheasant
yellow pheasant

Yellow pheasant adalah jenis pheasant yang asalnya mutasi dari golden pheasant. Dari segi postur tubuh, kebiasaan dan rangka badan sama saja dengan jenis golden. Yang membedakannya dengan trah leluhurnya yaitu golden pheasant, adalah warna ditubuhnya yang berwarna kuning. Ditambah dengan sedikit warna hitam dibagian punggung.

Kemiripan lainnya dengan jenis golden adalah dibagian ring leher yang berwarna gold / emas.

Dewasa pada umumnya mulai produk kurang lebih diusia 1,5tahun. Adapun masa produk dari jenis ini biasanya berbarengan dengan musim hujan yaitu diantara bulan september hingga april.

Harga remaja : 5,5 – 6,5jt rupiah

Dewasa – Indukan : 9 – 10 jt rupiah

4. Silver Pheasant

silver pheasant
silver pheasant

Silver Pheasant adalah jenis pheasant yang berasal dari china timur dan selatan. Serta banyak ditemukan juga disebagian daratan Asia tenggara terutama di wilayah negara vietnam.

Jenis ini awalnya dipopulerkan di hawai dan di amerika serikat. Ada perbedaan yang sangat signifikan dari jenis ini dibanding dengan jenis chrysolophus ( golden,yellow & lady amherst ). Perbedaannya, jenis ayam pheasant ini berpostur sedikit lebih besar dan juga bulu ekornya yang panjang tetapi melebar.

Di indonesia sendiri jenis silver pheasant ini sudah banyak diternakan dan sudah banyak pula hasil dari ternakan asli lokal indonesia.

Harga remaja : 6,5jt – 7jt rupiah

Dewasa – Indukan : 8,5 – 9,5 jt rupiah

5. Red Pheasant / red lady pheasant

ayam hias red pheasant
red

Red pheasant adalah jenis ayam pheasant dari hasil perkawinan silang antara golden pheasant dengan lady amherst pheasant. Jenis ini hampir 90% sangat mirip sekali dengan jenis golden. Yang membedakannya yaitu dari warna ring di pundak leher yang berwarna putih.

Sepengalaman saya dalam menyilangkan kedua jenis ini. Yaitu, apabila induk jantan jenis golden dan betinanya lady, maka kebanyakan anakannya kuat mengarah gennya ke jenis red pheasant.

Sementara bila pejantannya jenis lady amherst dan betinanya jenis golden pheasant. Maka anakannya biasanya lebih banyak kuat gen nya ke jenis red lady pheasant. Adapun perbedaan fisiknya yang paling terlihat yaitu, jenis red lebih kuat mengarah ke jenis golden. Sementara jenis red lady lebih kuat ke gen lady amherst.

Harga remaja : 5,5 – 6,5jt rupiah

Dewasa – Indukan : 8,5 – 9,5 jt rupiah

6. Reeves’s Pheasant

reeves's pheasant
Reeves’s Pheasant

Mungkin tampilan dan corak warna bulunya tak seindah warna bulu golden pheasant atau lady amherst. Tapi tunggu dulu, reeves’s pheasant memiliki daya tarik dan tampilan unik yang tak dimiliki jenis lainnya. Bahkan, untuk spesies burung secara umum pun mereka mempunyai keunggulan yang tak tersaingi.. Lalu apa keunggulannya ?

Reeves’s pheasant adalah jenis pheasant dengan bulu ekor terpanjang. Tidak hanya untuk jenis pheasant tapi untuk seluruh jenis burung !!.

Mereka tercatat dalam Guinnes Book World of Record sebagai pemilik ekor terpanjang untuk semua jenis burung. Adapun rekor ini sebelumnya dipegang oleh burung kuau raja / great argus pheasant yang berasal dari sumatera indonesia.

Seperti uraian saya tadi diatas mengenai tv series sun go kong, bulu ekor jenis inilah yang dipakai accesories dikepala pemeran utama tv series tersebut. Selain bulu ekornya yang panjang, bagian yang khas dari reeves’s adalah pada bagian mukanya yang seperti memakai topeng.

Harga remaja : 14 – 15jt rupiah

Dewasa – Indukan : 20 – 25jt rupiah

7. Fireback Pheasant / Sempidan

fireback pheasant
fireback pheasant

Fireback pheasant / sempidan adalah jenis ayam pheasant yang merupakan endemik asli dari indonesia. Populasinya tersebar disebagian pulau sumatera dan pulau kalimantan. Mereka juga ditemukan di beberapa daerah di malaysia.

Ada dua perbedaan warna bulu ekor dari jenis ini yaitu, ekor berwarna kuning dan ada juga yang berwarna putih. Jenis ini seperti halnya silver pheasant termasuk kedalam keluarga jenis lophura.

8. Elliot Pheasant

elliot pheasant
elliot pheasant

Elliot Pheasant adalah jenis ayam pheasant yang berasal dari china selatan dan china bagian timur. ( Guizhou, Hubei, Anhui, Zhejiang, Fujian, Jiangxi, Hunan, Guangxi dan Guangdong ).

Dihabitat aslinya, jenis pheasant ini hidup dipegunungan dan hutan-hutan cemara. Di indonesia sendiri, jenis ini juga tergolong sangat langka. Hanya beberapa orang saja yang sudah memilikinya. Bila anda tertarik untuk memilikinya, karena langka tentu harganya juga tergolong sangat tinggi.

Harga dewasa – Indukan : 20-25 jt.

9. Swinhoe’s Pheasant

ayam swinhoe's pheasant
swinhoe’s

Taiwan blue pheasant itulah sebutan lain dari swinhoe’s pheasants. Seperti sebutannya, jenis ayam pheasant ini berasal dari taiwan. Untuk sebagian orang, sering dianggap sebagai simbol negara taiwan karena, bendera taiwan juga berwarna seperti ayam pheasant ini.

Ditempat asalnya, jenis ini adalah termasuk hewan yang dilindungi. Akan tetapi, karena ayam pheasant ini juga berpopulasi dinegara lain, maka jenis ini jadi legal untuk diternakan diluar taiwan.

Harga dewasa / indukan : 25 -30jt rupiah

10. Ringnecked Pheasant

ringnecked pheasant
ringnecked

Jenis ayam pheasant ini aslinya berasal dari Asia terutama jepang. Julukannya juga sering disematkan dengan nama japanese pheasant. Namun, ayam ringnecked pheasant juga bermigrasi ke daratan benua amerika. Sehingga, warga amerika juga mengklaim bahwa jenis pheasant ini berasal dari amerika.

Berkat kebiasaannya yang sering bermigrasi, mereka jadi mudah beradaptasi. Daya tahan tubuhnyapun dikenal sangat baik sehingga, akan sangat mudah untuk dipelihara bahkan oleh peternak pemula.

Jenis ringnecked pheasant ini sudah banyak dibudidayakan oleh peternak lokal dan sudah terbukti bisa diternakan dicuaca apapun. Terutama di iklim cuaca tropis seperti indonesia.

Harga anakan : 250.000 rupiah

Remaja / pasang : 850.000 – 1.000.000 rupiah

Dewasa – Indukan : 1.500.000 – 2.000.000 rupiah.

Silahkan cek video ayam pheasant yang kami tawarkan disini : https://ayamkalkun.com/video-gallery/

Bagi anda yang tertarik untuk memelihara jenis-jenis ayam pheasant kami ayamkalkun.com men jual ayam pheasant berbagai jenis. Untuk info seputar jual ayam pheasant serta ketersediaan stok, silahkan anda bisa menghubungi kami. ; 0821-3708-2479.

Google map : jual ayam hias

Baca juga halaman seputar penjualan ayam hias disini:

Kategori ayam kalkun
Jenis Kategori ayam hias
Burung merak biru & Merak Putih: https://bit.ly/2H7hyq0
Jual ayam brahma original: https://tinyurl.com/uev6nbr
bebek Mandarin dan bebek hias lainnya : https://tinyurl.com/r8ljb3l

Tags : , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

10 Comments for 10 Jenis Ayam Pheasant Terpopuler di Indonesia 2019 – 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *