HOME
Home » ayam hias Guntur Ginanjar » brahma » 5 Hal Seputar Ayam Brahma Yang Menarik Untuk Diketahui

5 Hal Seputar Ayam Brahma Yang Menarik Untuk Diketahui

Posted at September 22nd, 2017 | Categorised in ayam hias Guntur Ginanjar, brahma

Ayamkalkun.com – Ayam Brahma memiliki ciri khas unik yang berbeda dengan ayam hias lain pada umumnya sehingga, harus diperhatikan dengan benar dan tepat ketika kelak anda memeliharanya.

Dari segi tampilan dan ukurannya, ayam ini memang sangat luar biasa dan pasti akan mencuri perhatian ketika diternakkan. Disini, kami akan membahas dan berbagi pengalaman seputar beternak ayam ini.

ayam brahma
5 Hal seputar ayam brahma

Saat pertama kali Anda memiliki ide untuk memelihara ayam, anda mungkin bertanya-tanya ayam jenis apa yang akan dipilih untuk dipelihara. Saat ini, banyak penghobi ayam hias yang menyukai jenis ayam dengan tampilan tidak lazim atau eksotis.

Mungkin, anda akan lebih tertarik ketika mengetahui lebih jauh tentang ayam ini karena, selain dari ukuran, bentuk dan bulu, ada cukup banyak keunikan lainnya yang perlu anda ketahui sebelum memulai untuk memeliharanya.

Apa saja 5 hal penting harus anda perhatikan seputar ayam brahma ? berikut ini kami akan mencoba memaparkannya untuk anda. 

Fakta Unik Ayam Brahma

1. Asal Usul

Awal mula ayam ini berasal masih menjadi perdebatan diantara para ahlinya. Ada yang mengklaim berasal dari India dan bangladesh karena, bila merujuk ke namanya “ brahma ” maka sangat memungkinkan bahwa memang asalnya dari sana.

Akan tetapi, ada juga pendapat lainnya yang menyatakan bahwa, ayam ini aslinya berasal dari inggris karena disana lah pertama kali persilangannya terjadi.

Di tahun 1852 seorang pengusaha dari inggris bernama Mr. george burnham meng ekspor ayam-ayam ini sebagai hadiah yang diberikan kepada ratu victoria. Disinilah awalnya ayam brahma digandrungi dan populer inggris.

2. Ayam Hasil Persilangan

Dari artikel-artikel sejarah diketahui bahwa, ayam ini awalnya adalah ayam hasil persilangan antara ayam malay dengan ayam cochin.

Pada waktu bersamaan disilangkan juga dengan ayam chittagong yang berasal dari daerah sekitar sungai brahma yang sekarang lebih dikenal dengan negara bangladesh.

Awalnya dijuluki brahma pootra chicken tetapi sampai sekarang lebih dikenal dengan sebutan brahma chicken saja.

3. Rekor Dunia Ayam Brahma

Di Eropa tercatat, pernah ada brahma chickens yang memecahkan rekor bobot, konon beratnya mencapai hingga 11kg.

Menurut informasi, diketahui bahwa cara merawatnya hingga bisa menjadi sebesar itu karena diberikan perawatan dan pakan yang sangat-sangat istimewa.

Contohnya ayam diberikan susu bayi dan voor dengan kualitas terbaik sehingga, posturnya bisa berkembang dengan sangat maksimal.

Salah satu sample yang viral di dunia maya ada disini : https://youtu.be/JWSrXUQNCtg

4. Ayam Favorit

Selain dari tampilan dan ukurannya yang menawan, ternyata ayam Brahma banyak disukai diberbagai negara termasuk di China, Jepang dan juga Amerika.

Sangat disukai untuk diternak dengan alasan dagingnya yang besar, empuk dan lezat begitu juga dengan telurnya yang kaya akan vitamin.

Selain itu, ayam ini disukai karena dapat bertelur sekitar tiga butir telur per minggu dalam kondisi ideal. Oleh sebab itu, ada dua pilihan untuk menternak ayam ini yakni, sebagai ayam pedaging atau sebagai ayam petelur.

Akan tetapi, karena harga ayam hias ini di indonesia masih sangat tinggi maka, untuk saat ini cocoknya untuk ayam hias aja.

5. Ayam yang Ramah

Lain halnya dengan jenis-jenis ayam hias lain yang selama ini kita kenal, ayam ini tabiatnya sangat tenang dan tidak mudah marah sehingga, sangat nyaman bila dipelihara dengan cara diumbar atau dilepas liar dihalaman karena, tidak akan mengganggu anda dan orang-orang kesayangan disekitar anda.

Mereka pandai bergaul jadi memeliharanya bisa digabungkan dengan jenis ayam lainnya. Betina juga dikenal sebagai ibu yang baik untuk anak-anak mereka. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan karakternya.

Selain pembahasan 5 fakta unik seperti diatas, setelah ini saya akan membahas hal-hal lainnya seputar ayam brahma. lanjut pak….

Bila anda tertarik dengan ayam ini dan mungkin kelak akan memeliharanya, ada beberapa hal yang sebaiknya anda perhatikan terlebih dahulu.

Hal tersebut diantaranya yaitu tentang persiapan kandang, persiapan pakan dan tata cara untuk perawatannya.

Berikut ini saya akan coba membahasnya. Silahkan disimak..

Persiapan Kandang Ayam Brahma

Bila Anda siap untuk menernak ayam hias ini, tentunya Anda harus terlebih dahulu menyiapkan potensi lahan atau halaman rumah anda untuk menampung ayam hias ini dengan tepat.

Untuk ayam yang bahagia dan sehat, memerlukan jenis kandang ayam yang tepat yang membuat mereka tetap hangat selama musim hujan dan sejuk ketika di musim kemarau serta, mereka juga terlindungi dari unsur lainnya yang dapat merusak atau membuat mereka terancam terutama ancaman dari binatang buas.

Lahan dan kandang memang harus menjadi prioritas utama. Anda harus pastikan untuk memberi lebih banyak ruang untuk bergerak baik ketika berada di dalam maupun di luar kandang.

Kandang Ayam Brahma Dewasa

Karena Brahma adalah jenis ayam dengan ukuran yang besar, sehingga pastinya mereka juga membutuhkan ukuran kandang dan lahan yang lebih besar untuk bergerak, berlari dan bermain atau mencari makan termasuk untuk anakan mereka. Ini harus menjadi prioritas utama.

Tapi, bila anda tidak memiliki kandang luas atau lahan khusus untuk menempatkannya, anda bisa memeliharanya dengan mengkandangkan dalam kurungan atau melepas liarkannya di halaman.

Anda bisa menggunakan kawat atau pagar bambu untuk membatasinya sehingga akan terhindar dari binatang pemangsa seperti ular piton, anjing liar atau lainnya. Kawat ini juga berfungsi untuk menjaga agar tidak lepas dan lari dari lahan atau kandangnya.

Permasalahan umum dalam memeliharanya yaitu bulu kaki rusak. Tips agar bulu pada bagian kakinya tidak gampang rusak dan kotor maka baiknya lantai kandang / umbaran beralas pasir atau rumput.

Baca juga seputar penjualan ayam kalkun disini : jual bibit ayam kalkun

Kandang Anakan

Anakan berusia dibawah 1bulanan, baiknya ditempatkan dikandang tertutup dengan diberi lampu agar temperatur ruangannya hangat. Bulu pada bibit diusia ini belum terlalu tebal sehingga, belum terlalu kuat dalam menghadapi perubahan cuaca.

Kandang anakan bisa terbuat dari box kayu atau kalau tidak ada cukup dengan menggunakan kardus besar.

Pastikan Anda membersihkan kandang secara teratur dengan menghilangkan kotoran dikandang setidaknya dua kali per minggu dan melakukan pembersihan menyeluruh setiap beberapa minggu.

Pakan Ayam Brahma

Untuk Pakan, pada umumnya sama saja dengan pakan ayam biasa. Setiap hari anda cukup berikan voor konsentrat. Bisa juga pakan voor diberi variasi dengan dicampur nasi atau irisan sayuran. Atau bisa juga ditambahkan dedak / bekatul.

Sesekali berikan vitamin untuk menjaga kesehatannya. Vitaminnya bisa dengan cairan seperti vita chick atau bisa juga dengan minuman alami seperti air serapan jahe dan kunir.

Letakkan pakan dan air segar ditempat yang agak tinggi agar tidak bercampur dengan kotoran dan tidak terinjak – injak.

Pada dasarnya, brahma adalah ayam yang lahap jadi, untuk persiapan bahan pakannya banyak tersedia, baik itu di toko pakan atau mungkin bisa dari bekas sisa makanan yang anda makan sehari-hari.

Utamanya, agar posturnya sesuai dengan yang anda harapkan maka, pakannya harus yang bergizi serta berprotein tinggi.

Jenis – Jenis Ayam Brahma

Kategori jenisnya dibedakan dari warna pada bulu saja karena pada umumnya semua jenis memiliki postur dan karakteristik yang sama. Ada berbagai macam jenis yang dijual dipasaran di pasar lokal indonesia, diantaranya:

Columbian light

Jenis columbian light memiliki perpaduan warna bulu dasar putih berpadu dengan bintik-bintik hitam dibagian leher dan bagian ekornya, anda akan sangat terhibur dengan jenis ini karena perpaduan warnanya kelihatan klasik dan bersih.

Light

Light brahma hampir 95% mirip dengan columbian, perbedaannya terletak dari warnanya yang agak kotor dibanding jenis columbian.

Dark Brahma

Jenis dark brahma memiliki perpaduan warna yang warna utamanya / dasarnya berwarna hitam berpadu dengan warna kuning dibagian leher.

Dark

Perpaduan jenis ini utamanya berdasarkan karena kedominanan warna hitam sehingga dijuluki brahma gelap / dark.

Isabel

Isabel brahma populasinya saat ini di Indonesia masih sangat langka, jenis ini memiliki warna dasar abu-abu cerah berpadu dengan warna kuning.

Salmon

Salmon brahma, anda bila mendengar nama ini pasti yang pertama yang ada dalam pikiran anda yaitu ikan salmon, jenis ini memiliki warna hitam berpadu dengan warna merah.

Blue Brahma

Bila anda mendengar nama blue pasti yang pertama anda pikirkan yaitu warna biru karena blue bagi kebanyakan orang memang identik dengan warna biru, akan tetapi beda halnya dalam dunia ayam hias, warna blue biasanya disebut untuk jenis ayam hias yang warnanya abu-abu.

Mix colour

Mix colour yang saya maksud disini adalah jenis hybrid atau jenis warna perpaduan dari beberpa jenis, misal light dikawinkan dengan jenis buff.

Tonton video brahma yang kami tawarkan disini : jual ayam brahma original bergaransi

Mengapa Harus Beternak Ayam Brahma

Beternak ayam brahma adalah hal yang menyenangkan karena, selain lucu dan indah, mereka juga sangat jinak sehingga, bila dilepas dihalaman atau lapangan bisa sangat mudah untuk dipegang atau ditangkap kembali.

Selain menyenangkan, beternak ayam brahma juga bisa menjadi alternatif bisnis untuk menambah penghasilan. Di indonesia, saat ini ayam ini tergolong masih langka dan belum banyak yang membudidayakannya padahal permintaan pasarnya sangat tinggi.

Bila kita jeli melihat hal ini tentunya kita akan mencium peluang usaha yang menjanjikan. Tapi sebelum anda membudidayakannya, ada poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan calon bibitnya. Apa saja poinnya ?

1. Pilihlah jenis warna yang banyak disukai.

Bila kita kelak berhasil membudidayakannya dan setelah itu kita akan menjual hasil anakannya maka, akan mudah untuk menjualnya.

2. Pastikan bahwa bibit itu adalah jenis brahma original

Salah satu faktor laku atau tidaknya brahma dijual dipasaran yaitu ke orisinalitasan jenis tersebut. Pembeli yang jeli pastinya akan menanyakan dengan detail asal usul brahma yang dijual. Selain itu, bila kita menjual brahma original, tentunya akan memberi kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka tidak akan berpaling ke penjual lainnya.

3. Update Harga Pasar

Sebelum membeli bibit, pastikan harganya sesuai dengan harga pasaran pada umumnya agar, ketika kelak anda akan menjual kembali bibit yang anda produksi maka, harganya tidak terlalu jauh dengan harga ketika awal anda membelinya.

Untuk ini anda harus selalu mengikuti update harga pasarannya. Anda bisa mengikuti harga jualnya di media sosial, blog atau komunitas – komunitas ayam hias.

Silahkan bagi anda yang sedang mencari ayam ini, kami ayamkalkun.com men jual ayam brahma mulai usia anakan, remaja hingga indukan siap ternak. Untuk ketersediaan stok dan harga, silahkan kontak kami :

Guntur Ginanjar : 0878-3830-5588 & 0821-3708-2479.

Windaru Rohmat : 0858-6819-1174.

Joko Wahyulianto : 0878-3888-5566.

Alamat kandang utama :

Jalan tempel – turi km 2 dusun tegalrejo, desa margorejo, kecamatan tempel, kabupaten sleman, jogjakarta.

Selain menjual ayam brahma, kami juga menjual aneka jenis ayam hias dan hewan peliharaan lainnya seperti :

Facebook Kami : https://www.facebook.com/guntur.ginanjar.12