HOME
Home » Ayam Brahma » Ayam Hias » Mengenal Ayam Brahma Lebih Dekat

Mengenal Ayam Brahma Lebih Dekat

Posted at July 13th, 2020 | Categorised in Ayam Brahma, Ayam Hias
ayam brahma
ayam brahma jenis gold partridge

Artikel ini akan memberikan informasi dari sisi lain secara detail, agar anda dapat lebih Mengenal Ayam Brahma lebih dekat lagi. Bila anda saat ini berencana untuk memiliki ayam ini sebagai koleksi atau ayam peliharaan di tempat anda. Maka saran saya, baca terlebih dahulu penjelasan dari kami ini.

Di akhir artikel, anda juga akan mendapatkan pertimbangan apakah ayam brahma ini cocok dan ideal untuk anda. Jadi, seperti apa ulasannya ? Ikuti pemaparan mengenai mengenal ayam brahma berikut ini..

Darimanakah Asal Ayam Brahma ?

ayam brahma induk
indukan ayam brahma

Asal usul ayam brahma telah menyebabkan banyak perdebatan diantara para ahli sejarah. Namun secara umum, telah banyak yang menyepakati bahwa ayam ini pertama kalinya dikembangbiakan di Amerika serikat.

Pada dasarnya, ayam brahma adalah pengembangan dari ayam cochin yang berasal dari shanghai china. Atau bisa dibilang, ayam cochin adalah sesepuh dari ayam brahma. Ada beberapa versi dari sejarah ayam ini, berikut salah satu versinya. Bagaimana ceritanya ?

Pada sekitar tahun 1840 an, ayam cochin didatangkan ke amerika dan inggris dari china melalui kapal dagang. Dalam perjalanannya ke barat, kapal tersebut singgah / transit di bangladesh. Ketika singgah dinegara ini, kawanan pelaut membawa ayam lokal setempat yang bernama ayam chittagong. Diprediksi, disinilah titik awal mengapa awalnya ayam ini disebut sebagai ayam brahma karena, banyak orang amerika menyangka bahwa, ayam ini dibawa dari sungai brahma poetra di bangladesh.

Setelah tiba di Amerika, ayam cochin ini dikawinkan dengan ayam chittagong. Hasil dari perkawinan silang ini berikutnya dikawinkan juga dengan ayam malay. Hasilnya, muncullah jenis ayam baru yang kita sebut sekarang dengan julukan ayam brahma.

Berikutnya pada tahun 1852, ayam brahma ini diekspor ke inggris. Disana ayam ini dikembangkan lagi dengan munculnya jenis baru yang bernama dark brahma. Lalu, varietas baru ini dikirim lagi ke amerika untuk dilakukan penyempurnaan jenis varietasnya.

Sebagai Ayam Pedaging

 brahma chickens
Large Brahma Chickens

Karena ukurannya yang besar, ayam brahma ini awalnya digunakan sebagai jenis ayam pedaging / broiler. Minat masyarakat amerika saat itu sangat tinggi untuk daging ayam ini sehingga, terjadilah produksi besar-besaran secara industri.

Namun, pada tahun 1900 an populasinya semakin menurun sehingga, pernah tercatat berada dalam status ‘terancam’ punah. Karena statusnya ini, akhirnya dilakukanlah pengembangbiakan ulang untuk pemulihan.

Sejak saat itu, status ayam pedaging yang melekat pada ayam brahma berubah menjadi ayam hias / ayam peliharaan. Pergantian statusnya ini juga terjadi berkat penampilannya yang sangat unik dan kepribadiannya yang tenang, sehingga ideal untuk dijadikan hewan peliharaan.

Kapankah Ayam Brahma Hadir Di Indonesia ?

Ayam brahma tergolong salah satu jenis ayam hias yang masih baru di indonesia. Sepengetahuan dan sepengalaman saya, ayam ini baru hadir di negeri kita kurang lebih sekitar awal tahun 2013 an. Saat itu, ayam ini pertama kali didatangkan dari negeri tetangga yaitu malaysia.

Ciri & Karakteristik Ayam Brahma

ayam brahma remaja
Jantan Ayam brahma usia 4 bulanan

Salah satu yang menonjol dari ciri khas ayam brahma tentunya dari posturnya yang besar dan tampilan kakinya yang tertutupi bulu. Namun tak cuma itu saja, karakternya yang tenang dan ramah, membuat ayam ini tambah menakjubkan untuk dimiliki.

Bulu yang padat dan tebal diseluruh tubuh menjadikannya terlihat besar dan elegan karena bulunya ini seperti mantel / jaket tebal. Bentuk kepala serta paruhnya yang tajam menambah lagi pesonanya karena, terlihat hampir mirip seperti paruh burung elang.

Ya tak perlu diragukan lagi kalau ayam brahma ini memang besar, tapi tidak absurd..Mengapa begitu ?

Mereka memang besar tapi, anda jangan terburu-buru mengambil kesimpulan. Inilah mengapa sebabnya saya mengajak anda mengenal ayam brahma ini lebih dekat, karena ada sesuatu yang tertutupi seperti kakinya yang tertutupi bulu ini.

Ada baiknya kita teliti terlebih dahulu..

Apakah mereka benar-benar besar ?

Apakah mereka juga memiliki bobot yang berat ?

Bila sebelumnya anda mengenal ayam brahma ini dengan cara melihatnya dari media sosial terutama lewat videonya yang viral di youtube. Maka, jelas disini saya harus menjabarkan lebih jauh lagi mengenai fakta sebenarnya dari ayam ini..

Mengapa Harus Mengenal Ayam Brahma Terlebih Dahulu ?

Disinilah pentingnya kita mengenali sebelum kita berinteraksi. Tujuan utamanya tentu agar tidak terjadi kesalahpahaman.

pejantan ayam brahma usia 6 bulan
pejantan ayam brahma usia 5 bulan

Seperti yang saya jelaskan diatas tadi mengenai fakta sesungguhnya mengenai ciri ayam ini. Maka, disinilah kita akan gali lebih dalam mengenai fakta yang sesungguhnya terjadi dan apa yang ada sebenarnya dari tampilan ayam brahma.

Untuk ayam brahma yang hidup di iklim tropis seperti negeri kita, sangat jarang sekali hadir ayam brahma yang memiliki postur dan bobot berat seperti dalam video viral di youtube. Kenapa begitu ? Begini penjelasannya.. Geser ke lain paragraf

Terlihat besar, itulah faktanya. Tapi sesungguhnya ayam brahma mungkin tak sebesar yang anda bayangkan.

Komparasinya, bila sebelumnya anda mungkin telah memiliki atau setidaknya pernah melihat ayam kalkun dari dekat, maka ayam brahma tidak lebih besar dari kalkun. Tinggi posturnya hampir sama dengan ayam pelung namun perbedaannya brahma badannya besar.

Pengalaman Pribadi

Kembali ke pengalaman saya secara pribadi..Saya sendiri selama ini belum pernah sekalipun menemukan ayam brahma di indonesia yang memiliki postur tinggi dan besar seperti di video viral tersebut. Di peternakan kami sendiri, juga di peternakan mitra-mitra kami juga tak pernah ditemukan ayam brahma yang memiliki postur besar seperti itu.

Tak hanya disitu. Saya sendiri kerap keliling ke beberapa kota untuk mencari informasi mengenai ayam ini. Pengalaman ini saya dapatkan karena saya sendiri kerap menghadiri beberapa event kontes yang diadakan komunitas-komunitas pecinta ayam hias di indonesia. Dan saya sama sekali belum menemukan postur ayam brahma yang sebesar itu.

Di video tersebut, konon katanya ayam brahma itu memiliki bobot 12 kg. Namun, secara garis besar, rata-rata ayam brahma yang ada di indonesia memiliki berat antara 4-5kg untuk jantan dewasa dan betina sekitar 1,5 – 2,5kg.

Lalu mengapa ayam brahma yang di Indonesia fisiknya bisa berbeda dengan ayam brahma yang ada di eropa atau amerika ? mungkin alasannya, setiap hewan yang berada di iklim dingin atau daerah yang memiliki musim dingin, tentunya secara alamiah tuhan menciptakannya berbeda dengan hewan yang hidup di iklim kebalikannya.

Alamiahnya mereka yang hidup di musim dingin otomatis bulunya akan lebih tebal dan dagingnya juga akan lebih tebal karena agar lebih tahan akan cuaca. Akan tidak cocok rasanya bila ayam memiliki bulu tebal sementara cuacanya panas, alamiahnya tentunya ini akan sangat menyiksa si ayam..

Apakah Ayam Brahma Ideal Untuk Anda ?

ayam brahma putih
ayam brahma sangat ideal bila dilepas liarkan dihalaman atau pekarangan rumah

Jika anda sebelumnya telah memahami penjelasan saya diatas, maka sekarang keputusan ada di tangan anda. Adapun maksud saya menulis artikel ini tujuannya agar, ayam brahma yang kelak akan anda pelihara ini sesuai dengan ekspektasi anda.

Fakta sesungguhnya mengapa kebanyakan orang menyukai ayam ini tidak hanya dari besar posturnya saja. Ada banyak keunikan yang akan kita dapatkan dari ayam brahma yang mungkin tidak akan anda dapatkan dari jenis ayam hias lainnya.

Kelebihan :

  • Walau tampak besar dan sangar, ayam brahma sangat tenang dan ramah sehingga tidak akan mengganggu orang-orang disekitar anda.
  • Di indonesia, tidak pernah ada bentuk ayam hias seperti ini sebelumnya. Jadi, boleh dikatakan, ayam brahma ini berbeda dan memiliki keunggulan tersendiri.
  • Selain tampilannya yang besar dan anggun, mereka juga bisa difungsikan sebagai ayam petelur. Dalam setahun, induk betina mampu menghasilkan telur hingga 150-175 butir / tahun.
  • Karena besar, mereka juga bisa difungsikan sebagai ayam pedaging.
  • Tergolong jenis ayam yang mudah dipelihara karena, memiliki daya tahan tubuh yang baik terutama dimusim dingin.

Kekurangan :

  • Bila ekpektasi anda memiliki ayam raksasa maka, ayam ini mungkin tidak akan sesuai dengan harapan anda.
  • Karena posturnya besar, otomatis biaya pakannya juga tergolong lumayan banyak.

Penutup

Apabila dalam penjelasan artikel ini saya ada kesalahan data dan fakta saya mohon maaf dan mohon pemaklumannya. Karena, saya sendiri masih dalam tahap belajar. Adapun saya mencoba memberi informasi ini, tujuannya agar anda lebih merasakan kecocokan dengan ayam brahma yang anda harapkan.

Mengenai penjelasan ayam brahma secara lebih detail lagi, anda bisa buka artikel ayam brahma lainnya disini. :

Mengenal Ayam Brahma Lebih Dekat – Copyright Ayamkalkun.com

1 Comment for Mengenal Ayam Brahma Lebih Dekat

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *