HOME
Home » ayam kalkun » Ayam Kalkun Untuk Pembibitan, Pedaging dan Hias

Ayam Kalkun Untuk Pembibitan, Pedaging dan Hias

Posted at November 12th, 2016 | Categorised in ayam kalkun

Ayam kalkun adalah jenis unggas yang memiliki ciri khas unik dimana, ayam ini memiliki postur yang tinggi dan besar, bulu yang indah juga perpaduan bulu warna yang sangat menarik untuk dipandang mata.

Saat ini di Indonesia, ayam kalkun banyak dipelihara untuk koleksi hias saja padahal, disisi lain ada berbagai macam benefit yang bisa kita dapatkan dari memelihara ayam ini.

Kalkun bisa kita manfaatkan dari dagingnya, bulu serta bibit anakannya.

Dalam artikel ini, saya akan membahas 3 perbedaan budidaya ayam kalkun yang dibedakan dari cara pembibitan untuk menghasilkan anakan / pembibitan, menghasilkan kalkun pedaging dan untuk kalkun hiasan / hias.

Ayam Kalkun Untuk Pembibitan, Pedaging & Hias

Sebelum anda memelihara ayam kalkun, ada beberapa faktor penting yang sebelumnya harus diperhatikan terlebih dahulu. Faktor tersebut meliputi cara pemilihan bibit, cara perawatan serta persiapan pakan.

Tujuan Untuk Pembibitan Ayam Kalkun

Pembibitan yang saya maksud disini adalah beternak dengan tujuan untuk menghasilkan anakan / bibit. Cara perawatan / pemeliharaan pembibitan sangatlah berbeda dengan perawatan untuk pedaging dan untuk hias, faktor-faktor yang membedakan nya antara lain :

Pemilihan Bibit

Untuk pemilihan bibit kalkun tipe ini, anda harus pastikan bahwa bibit tersebut bibit yang berasal dari hasil indukan produktif. Utamakan pilihlah bibit dari indukan yang sudah lumayan tua karena, biasanya anakan dari indukan tua menghasilkan bibit yang kuat dan unggul.

Selain itu, bila tujuan anda kelak untuk menghasilkan bibit kalkun hias maka, pilihlah bibit dari jenis warna yang asli.

Misalkan anda akan membeli kalkun jenis blue slate, maka pastikanlah bahwa bibit yang anda beli tersebut adalah bibit asli yang dihasilkan dari induk blue slate original bukan hasil silangan.

Pakan

Pemberian pakan untuk betina harus lebih maksimal, sedangkan untuk pejantan harus dibatasi secukupnya karena, bila jantan terlalu gemuk biasanya tidak baik untuk menghasilkan bibit.

Selain itu, bila pejantan terlalu gemuk biasanya betina susah untuk dibuahi karena, ketika posisi kawin, bobot jantan tidak seimbang dengan betinanya.

Komposisi jumlah jantan dan betina

Komposisi jumlah pejantan dan betina pada ternak pembibitan yang baik adalah 1 ekor jantan disandingkan dengan 3 – 6 ekor betina.

Pejantan kalkuin adalah pejantan yang memiliki birahi yang sangat tinggi sehingga bisa dipoligami, dalam sehari jantan bisa membuahi betina sampai beberapa kali.

Selain itu, bila pejantan dijodohkan dengan banyak betina, maka biasanya jantan lebih jinak / tidak galak. Dalam beberapa kasus yang saya alami, banyak sekali pejantan yang menjadi galak karena memiliki hanya 1-2 ekor pasangan betina, hal itu mungkin disebabkan karena birahi jantan kurang tersalurkan dikarenakan sedikitnya pasangan.

Tujuan Untuk Ayam Kalkun Pedaging / potong

Bila tujuan anda beternak untuk menghasilkan kalkun pedaging maka, kalkun yang harus anda pelihara hanyalah jantan saja karena betina bobotnya tidak bisa semaksimal jantan, betina paling maksimal hanya bisa mencapai bobot 4,5 – 5kg saja sedangkan jantan bisa mencapai bobot 13kg lebih.

Pemilihan Bibit

Pada dasarnya, semua jenis kalkun mempunyai potensi yang sama untuk dijadikan kalkun pedaging jadi, anda bisa memilih sembarang jenis warna. Yang harus lebih ditekankan dalam pemilihan bibitnya yaitu, usahakan bibitnya bibit pejantan.

Bibit dibawah usia 4 bulanan pada dasarnya masih sulit untuk dibedakan jenis kelaminnya jadi, bila anda kesulitan untuk membedakannya, anda bisa meminta kepada penjual bibit untuk memilihkan yang sekiranya kelak akan menjadi kalkun jantan.

Buka juga postingan seputar penjualan kalkun disini : Jual Bibit Ayam Kalkun

Pakan

Pemberian pakan untuk jenis beternak pedaging haruslah maksimal agar kalkun cepat naik bobotnya. Agar bobot jantan maksimal baiknya minimal dalam sehari pemberian pakan 4 kali.

Diutamakan pemberian pakan diwaktu malam hari karena pemberian makan di malam hari bisa meningkatkan lemak pada tubuh.

Pastikan juga pakan yang diberikan memiliki kandungan protein yang tinggi seperti misalnya : konsentrat, sayuran seperti kangkung, kol, kubis dll. Pakan yang memiliki kandungan yang baik akan menyebabkan kalkun cepat sekali meningkat bobotnya dan kualitas dagingnya juga akan semakin baik.

Tujuan Untuk Ayam Kalkun Hias

Untuk pemeliharaan budidaya hias yang wajib anda perhatikan terlebih dahulu adalah jenis warnanya. Untuk di indonesia, yang biasanya masuk kategori kalkun hias adalah jenis yang langka. Adapun jenis yang termasuk kategori ini yaitu:

– Bourbon Red

Bourbon red adalah jenis kalkun yang awalnya dipopulerkan di amerika serikat tepatnya di bourbon county kentucky. jenis ini memiliki warna utama coklat kemerahan.

Sekitar tahun 2011 – 2015, untuk pasar indonesia, harga kalkun ini tergolong sangat mahal, sepasang indukan bisa terjual hingga 10 jt. Tapi, saat ini harganya sudah lebih terjangkau karena populasinya perlahan sudah semakin banyak.

Sumber : Wikipedia

– Royal Palm

Royal palm adalah jenis kalkun hasil persilangan yang diperuntukan untuk hias. Setelah beberapa kali dilakukan pemurnian gen, akhirnya jenis ini mulai di populerkan. Pertama kali muncul pada 1920-an di sebuah peternakan di Lake Worth, Florida amerika serikat.

Diketahui bahwa jenis ini adalah hasil persilangan dari jenis bronze, black, naragansett dan kalkun putih. Di eropa, jenis ini dikenal juga dengan sebutan Cröllwitzer, Pied, atau Black-laced White.

Sumber : cacklehatchery.com

– Black Spanish

Black Spanish berasal dari Eropa sebagai keturunan langsung kalkun Meksiko yang dibawa ke spanyol oleh penjelajah pada tahun 1500-an.

Kalkun hitam ini sangat populer di eropa terutama di spanyol dimana mereka dikenal sebagai “Black Spanish”, dan di Inggris, terutama di wilayah Norfolk dimana mereka dikenal dengan sebutan “Norfolk Black.”

Sesuai namanya, jenis ini memiliki warna bulu utama hitam pekat.

– Blue Slate

Blue slate terkadang disebut juga dengan julukan lavender turkeys. Jenis ini memiliki bulu utama berwarna abu-abu cerah ke biruan.

Kalkun ini merupakan jenis yang dihasilkan dari persilangan antara jenis black dengan kalkun putih asli. Setelah beberapa kali dilakukan pemurnian gen, akhirnya pada tahun 1874 di resmikan oleh organisasi American Standard of Perfection.

Di indonesia sendiri, blue slate turkeys masih langka dan baru ada di akhir tahun 2015. Saat itu, kami ayamkalkun.com yang pertama kali meng impor kalkun ini ke indonesia.

Baca disini untuk informasi lebih lengkapnya : Jenis kalkun Blue Slate

Komposisi jumlah Indukan

Jantan dan betina cukup dipasangkan 1 jantan 4 betina saja karena, apabila pejantan terlalu banyak diberi betina maka, pejantan akan sering kawin dan itu akan menyebabkan bulu ekornya jadi gampang rusak.

Tips perawatan

Bila anda berniat memelihara ayam ini untuk hiasan taman atau rumah maka, agar bulunya tidak mudah rusak, kalkun jangan terlalu sering kena air hujan dan kalkun cukup asupan sinar matahari terutama sinar matahari di pagi hari karena, bila terlalu sering kena air hujan otomatis bulu akan gampang rusak dan warna bulunya juga akan mudah pudar.

Pemanfaatan Bulu Ayam kalkun

Mungkin belum banyak orang yang mengetahui bahwa, bulu kalkun juga bisa dijual. Biasanya bulu kalkun dimanfaatkan untuk keperluan accesories dan bahan untuk panahan. Harganya dijual rata-rata Rp. 1.500 – 2.000 per helai nya.

Bulu utuh dari 1 ekor kalkun pejantan, bisa menghasilkan hingga 65 helai bulu yang bisa dijual. jadi, bila 65 helai dikalikan dengan harga diatas maka, dari 1 ekor bisa menghasilkan profit kurang lebih Rp. 120.000. Lumayan menggiurkan bukan…

Kesimpulan

Beternak ayam kalkun adalah hal yang menyenangkan. Dari memeliharanya kita bisa mengambil banyak manfaat. Dari segi keindahannya kita bisa mendapat hiburan, dagingnya bisa dikonsumsi dan bulunya bisa kita manfaatkan untuk dijual.

Sekarang keputusan ditangan anda. apakah tertarik untuk beternak ayam kalkun ?

Bila anda ada pertanyaan seputar ayam kalkun, baik itu pertanyaan seputar cara ternak, penjualan dan lainnya, silahkan anda bisa kontak kami :

Guntur Ginanjar :

HP : 0878 3830 5588 ( whatsapp )

0821 3708 2479 ( whatsapp )

Facebook Profile : Guntur Ginanjar

Windaru Rohmat :

HP : 0858 6819 1174 ( whatsapp )

Facebook Profile : Windaru Rohmat

Joko Wahyulianto :

Hp : 0822 2072 4877 ( whatsapp )

Facebook Profile : Joko Wahyulianto

Buka juga halaman kami lainnya :