Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

ayam kalkun membutuhkan perlakuan yang khusus untuk mengembangbiakkannya baik sebagai ayam pedaging, petelur maupun sebagai ayam hias.

Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

Apakah Anda benar-benar ingin memelihara dan mengembang biakkan ayam kalkun?Apakah jenis ayam kalkun adalah pilihan yang tepat? Jika Anda ingin memiliki jenis unggas pedaging, petelur dan juga hias, maka ayam ini adalah pilihan yang tepat. Apalagi jika dari kecil sudah akrab dengan manusia, maka ayam ini bisa sangat jinak sekali. Tapi memang ayam ini memiliki sensitifitas yang tinggi terutama bagi pejantannya.Sehingga harus tetap hati-hati. Adapun cara agar pejantan jinak yaitu dengan menjodohkannya dengan banyak betina misal 1 pejantan diberikan pasangan minimal 3 betina maka biasanya kalkun akan jinak.

ayam kalkun

Mengembangbiakkan Ayam Kalkun

Cara Pembiakan kalkun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Banyak orang membuat kesalahan dengan mengasumsikan bahwa mengembangbiakkan dan merawat kalkun sama dengan ayam lain pada umumnya. Padahal, sebenarnya mengembangbiakkan dan merawat ayam kalkun jauh lebih sulit tapi memang hasilnya juga jauh lebih menguntungkan terutama jika dijadikan ladang bisnis baik sebagai pedaging, petelur maupun sebagai ayam hias di rumah.

Baca Juga : 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Beternak Ayam Brahma

Sebelum Anda masuk ke bisnis pengembangbiakan kalkun, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan agar Anda tidak melakukan terlalu banyak kesalahan. Pertama-tama, Anda harus memiliki setidaknya beberapa pengalaman berkenaan dengan perkembangbiakan dan merawat unggas seperti ayam dan itik. Ini sangat penting dan bermanfaat.
Jika Anda bertekad untuk mengembangbiakkan kalkun tapi tidak pernah memiliki pengalaman tentang membiakkannya, Anda masih memiliki keuntungan dan akan dapat dengan mudah dan cepat belajar melakukannya karena Anda sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pembiakan unggas. Pembibitan ayam dan itik tentu saja merupakan hal yang yang berbeda dari kalkun tapi mereka memiliki banyak kesamaan.
Biasanya, ayam kalkun matang secara seksual pada usia 7 bulan. Disarankan agar mereka segera dikawinkan saat mencapai usia ini untuk memaksimalkan produktivitasnya dan memastikan bahwa mereka menghasilkan telur yang nantinya siap untuk dierami. Anda tentu tidak ingin ayam kalkun Anda bertelur kemudian telur dibiarkan begitu saja kan? Oleh sebab itu, mereka perlu mencapai usia kematangan seksual. Mulailah dengan proses kawin sesegera mungkin. Keberhasilan dalam peternakan kalkun sangat bergantung pada proses pengawinan kalkun dan pada kualitas telur yang dihasilkan.

jeni kalkun

Postingan lainnya : 4 Kiat Sukses Ternak Kalkun dan Cara Perawatannya

Rasio rata-rata adalah bahwa kalkun jantan dapat dikawinkan dengan sebanyak sepuluh ekor ayam kalkun betina. Namun, jika rasio ini digunakan, Anda berisiko memiliki ayam kalkun yang menghasilkan lebih sedikit telur yang dibuahi. Jadi sebaiknya gunakan dua kalkun jantan. Ini akan memastikan telur yang dibuahi ayam betina lebih banyak.
Pembiakan kalkun juga melibatkan pemeliharaan dan pemantauan secara konstan terhadap kesehatan ayam.Semakin sehat ayam, semakin produktif hasilnya.

Pilih Bibit dan Buat Kandang Ayam Kalkun yang tepat

Jangan lupa untuk memilih bibit yang tepat. Ada beberapa jenis ayam kalkun yang dibedakan dari warnanya. Broad-Breasted Whites salah satunya yang merupakan bibit jenis modern dengan warna bulu putih dan kulit merah terang. Anda juga bisa memilih kalkun Royal Palm yang memiliki perpaduan warna terang dan gelap yang eksotis. Jika Anda ingin memiliki ayam kalkun yang terlihat seperti merak, maka bisa memilih jenis Ocellated yang terlihat begitu mewah dan berkelas sebagai ayam hias.
Selain memilih bibit yang tepat, Anda juga harus membuat kandang yang tepat untuk mereka. Banyak peternak ayam kalkun yang membiarkan kalkun mereka tinggal di luar kandang atau halaman yang diberi pagar dengan kawat atau kayu. Anda bisa menambahkan jenis rumput Red clover atau Kentucky bluegrass karena jenis rumput ini sangat bagus untuk dimiliki di halaman atau kandang kalkun.
Besarnya ukuran kandang tentu tergantung dari seberapa banyak kalkun yang Anda miliki.Jika memilih lebih dari 10, pastikan untuk memiliki kandang yang berukuran cukup besar hingga mencapai beberapa puluh meter persegi.Tentu, ukuran kandang dan halaman yang lebih besar lebih disarankan agar ayam bisa leluasa bergerak dan mencari makan sendiri untuk tambahan protein alaminya.
Pastikan agar baik kandang maupun rumput atau halaman (pekarangan yang digunakan sebagai tempat mengembangbiakkan kalkun) selalu dalam keadaan bersih termasuk makanan dan minuman mereka. Kebersihan dan kesehatan adalah faktor yang sangat penting dan harus selalu diperhatikan agar ayam selalu dalam keadaan sehat dan ini akan berpengaruh terhadap kualitas telur atau anakannya.
Untuk tingginya kandang dan pagar halaman, Anda bisa membuat perkiraan agar ayam bisa leluasa bergerak ketika di dalam kandang. Sedangkan pagar halaman pastikan agar cukup tinggi sehingga ayam tidak lepas atau keluar dan ancaman dari binatang buas juga bisa dihindari.Keamanan juga harus Anda perhatikan apalagi jika tinggal di tempat yang masih banyak binatang buasnya.

Bagi anda yang membutuhkan ayam kalkun silahkan anda bisa menghubungi kami :

Guntur Ginanjar : 0878-3830-5588 ( WA )

0821-3708-2479 ( WA)

Windaru Rohmat : 0858-6819-1174 ( WA )

Joko Wahyulianto : 0878-3888-5566 ( WA )

Alamat Kandang : Jalan Tempel-turi Km.2 Dusun Tegalrejo,Desa Margorejo,Kecamatan Tempel,Kabupaten Sleman,Yogyakarta.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda tahu dan perhatikan sebelum kemudian memilih untuk memelihara ayam kalkun. Bagaimanapun, ayam ini memang terlihat lebih eksotis dengan bentuk tubuhnya, ukurannya, warna bulunya dan tentu suaranya. Ada cukup banyak alasan kenapa Anda juga perlu memelihara ayam ini.

 

Satu pemikiran pada “Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

  1. Ping-balik: Fakta dan Pengalaman Memelihara Ayam Brahma - Jual Ayam Hias

Tinggalkan Balasan