Tips Cara Ternak Ayam Kalkun Untuk Pembibitan

Bagi anda yang akan atau tertarik untuk memelihara / membudidayakan ayam kalkun berikut ini akan saya berikan pandangan aspek-aspek dan tips cara ternak ayam kalkun untuk menghasilkan pembibitan sehingga menghasilkan bibit yang unggul. Apa saja sih yang wajib diperhatikan untuk memulai beternak kalkun? Sebelumnya ada 2 hal yang perlu direncanakan terlebih dahulu,anda harus memastikan tujuan beternaknya,apakah anda beternak untuk pembibitan ( menghasilkan bibit / anakan ) atau anda beternak untuk pembesaran kalkun pedaging / potong,ada perbedaan besar dari kedua tujuan beternak tersebut,disini saya hanya akan menjabarkan cara beternak untuk pembibitan.

Sepengalaman saya dalam dunia budidaya ternak ayam hias terutama ayam kalkun,kebanyakan orang memelihara kalkun hanya sebatas merawat saja tanpa melihat aspek-aspek yang wajib diperhatikan dan dijalankan dalam membudidayakannya,padahal bila aspek-aspek tersebut dijalankan dan dilakukan bukan tidak mungkin keuntungan dari men jual ayam kalkun hasil dari ternak ayam kalkun bisa menjadi sumber mata pencaharian utama,banyak orang yang menjalankan aspek-aspek tersebut sudah bisa menikmati hasil keuntungannya sekarang.

  • baiklah sebelum anda memulai membaca artikel ini ada baiknya anda sediakan segelas kopi hangat di samping anda biar gak kendor..hehe.

Berikut ini beberapa tips tentang cara ternak ayam kalkun untuk pembibitan :

  1. Lahan
  2. Pakan
  3. Pemilihan Bibit Unggul
  • Lahan :

Bila anda memulai ternak ayam kalkun dengan memelihara bibit anakan maka lahan yang dibutuhkan tidaklah terlalu besar,cukup disediakan lahan minimal 1 x 1,5 meter persegi dan kandang kotak yang asupan udara hangatnya baik serta bisa dialiri listrik agar kandang bisa di beri penerangan lampu. Berikut ini sample photo nya :

Untuk yang lokasi ternak ayam kalkun nya di daerah hangat dan panas,tips cara ternaknya yaitu pembibitan anakan usia di atas 1,5 bulan sudah tidak perlu di beri penerangan lampu karena bulunya sudah tebal ,namun apabila di lampu juga lebih baikĀ  tetapi, di usia segitu tujuan di lampu bukan untuk hangat tapi agar di waktu malam hari atau pas gelap kalkun masih bisa lihat makanan/pakan sehingga kalkun masih bisa makan. Di waktu pagi hari minimal dalam seminggu 2x sampai 3x baiknya anakan di jemur agar lebih sehat karena sinar matahari di pagi hari bermanfaat membunuh mikro bakteria dan juga mengandung vitamin D sehingga anakan kalkun bisa lebih tahan dalam menangkal virus penyakit dan juga baik untuk pertumbuhan tulang.

Bila anda memulai ternak ayam kalkun dengan memelihara bibit dewasa/indukan maka lahan yang dibutuhkan lebih besar di banding dengan memulai ternak dari bibit,minimal kandang yang baik untuk indukan adalah 2×2 meter persegi,semakin lahan nya luas maka jauh semakin bagus,disarankan posisi kandang menghadap ke arah timur daya agar ketika pagi hari tiba kandang bisa tersinari matahari langsung.

  • Pakan :

Untuk tips pakan bibit kalkun dibawah usia 1 bulan baiknya diberikan pakan konsentrat / voor agar perkembangan postur lebih cepat besar dan asupan gizi nya baik,bisa juga pakan di beri campuran irisan sayuran karena kalkun sangat menyukai sayuran, komposisi nya yaitu voor di beri air matang lalu dicampur dengan irisan sayuran. Pakan juga bisa di beri variasi lainnya yang penting kita harus peka dan bisa menilai apa yang paling disenangi kalkun,misal kalkun senangnya di beri pakan voor saja berarti pemberian pakan hanya voor saja tak usah di beri campuran pakan lainnya.

Pakan bibit di atas usia 1-2,5bulan biasanya saya beri pakan campuran antara voor di tambah air ( di beri air mentah boleh asal kualitas airnya baik ) di campur irisan sayuran dan bekatul,komposisi nya voor 45%,bekatul 10% sayuran 45%. Sayuran yang saya kasih biasanya sayur sawi,kol,kubis,kangkung dan terkadang di beri pakan campuran voor,bekatul dengan irisan rumput dan eceng gondok. Saya sarankan untuk sayuran baiknya sayuran yang higienis dan alami.

Untuk usia 2,5 bulan up ( remaja ) sampai usia indukan sudah bisa di berikan pakan full bekatul di campur dengan irisan sayuran,silahkan anda bisa mencari variasi pakan sendiri-sendiri asalkan pakan tersebut cocok dengan kebiasaan pakan kalkun pada umumnya.

Pemberian waktu pakan bisa di beri 1 hari 2 kali dan bisa juga dalam 1 hari 3 kali. Berikut ini sampe photonya :

  • Pemilihan Bibit Yang Baik :

Pertama kali yang harus diperhatikan dalam memilih bibit adalah dilihat terlebih dahulu kualitas dari indukan nya baik itu dari segi postur maupun jenis warna nya,contoh bila anda ingin beternak untuk kalkun hias seperti kalkun jenis warna black spanish,bourbon red,royal palm dan blue slate maka dipastikan bahwa si bibit tersebut adalah keturunan asli dari perkawinan indukan sesama jenis warna kalkun tersebut. Contohnya anda ingin memelihara jenis black spanish maka dipastikan juga anakan yang dipilih adalah anakan yang memang hasil dari perkawinan dari indukan jenis warna black spanish murni / bukan silangan dengan jenis warna lainnya.

Sekian dulu sekilas pandangan saya mengenai cara beternak kalkun,semoga artikel ini bermanfaat buat anda dan bisa lebih mengoptimalkan cara pandang anda dalam memulai budidaya ternak kalkun pada khususnya,murni artikel ini dari pengalaman saya sendiri dalam beternak kalkun,sehingga bila ada kekurangan dan kesalahan informasi harap dimaklumi da saya mah siapa atuh..hehe.

Bila anda ada pertanyaan seputar ternak kalkun dan berminat membeli produk kalkun hasil peternakan kami,silahkan anda bisa menghubungi:

Guntur Ginanjar

0878 3830 5588

0821 3708 2479

Pin BB : 5B8750BF

Windaru rohmat

0858 6819 1174

Pin BB : 53CE29A0

Dilain waktu insyaAlloh akan saya posting lagi artikel-artikel mengenai seputar beternak kalkun dan ayam hias pada umumnya.. terima kasih telah berkunjung ke blog kami..

Wassalam.

Baca juga mengenai jual kalkun dan seputar ayam hias di blog ini :

Jual ayam Kalkun

Jual bibit kalkun

Jenis Kalkun

Ayam Hias

Ayam Pheasant

2 pemikiran pada “Tips Cara Ternak Ayam Kalkun Untuk Pembibitan

  1. Ping-balik: Sejarah Ayam Kalkun Blue Slate | Peternakan Ayam Hias

  2. Ping-balik: Kiat Sukses Ternak Kalkun dan Cara Perawatannya

Tinggalkan Balasan