About Guntur Ginanjar

kalem,humoris dan baik hati

Fakta dan Pengalaman Memelihara Ayam Brahma

Ayam Brahma memiliki ukuran yang sangat fantastis sehingga harus diperhatikan dengan benar dan tepat ketika Anda ingin memelihara atau menernaknya.

Fakta dan Pengalaman Memelihara Ayam Brahma

Saat pertama kali Anda memiliki ide untuk memelihara ayam, Anda mungkin bertanya-tanya ayam jenis apa yang akan dipilih untuk dipelihara. Saat ini, cukup banyak pehobi ayam hias yang menyukai jenis ayam dengan tampilan yang tidak biasa atau eksotis seperti, ayam Brahma yang memiliki ukuran yang sangat fantastis. Mungkin,Anda juga akan tertarik ketika mengetahui lebih jauh tentang ayam yang aslinya dari India ini. Karena, selain dari ukuran, ada cukup banyak keunikan lainnya yang perlu Anda tahu.

ayam brahma

ayam brahma

Yang Harus Anda Tahu tentang Ayam Brahma

Brahma chickens atau Ayam Brahma yang dikenal juga dengan sebutan ‘Raja Ayam atau Raja Unggas’ memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan ayam jenis lainnya. Tentu,yang pertama dari segi ukurannya yang sangat luar biasa. Ayam hias ini bisa berukuran sangat besar sekali dan tinggi yang hampir sama dengan tinggi anak remaja ketika mencapai pertumbuhannya yang maksimal. Ayam ini juga memiliki bagian tubuh yang ditumbuhi oleh bulu-bulu termasuk kakinya. Dari segi tampilan dan ukurannya, ayam ini memang sangat luar biasa dan pasti akan mencuri perhatian ketika diternakkan.

Tampilan ayam Brahma ini bahkan selalu mendapatkan apresiasi karena warna bulu-bulunya juga bervariasi. Jika Anda menernak ayam hias ini di halaman rumah, bisa dipastikan siapa saja pasti ingin melihatnya apalagi jika mencapai ukuran maksimalnya. Ya, Anda hanya perlu memenuhi makanan dan minumannya yang bergizi dan penuh dengan protein sehingga ayam dapat tumbuh kembang dengan baik dan sesuai dengan harapan. Nantinya, jika dijual harganya juga bisa fantastis.

Baca juga : Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

Selain dari tampilan dan ukurannya, ternyata ayam Brahma yang disukai di berbagai negara termasuk di China, Jepang dan juga Amerika, sangat disukai untuk diternak dengan alasan dagingnya yang besar, empuk dan lezat begitu juga dengan telurnya yang kaya akan vitamin. Ayam ini dapat bertelur sekitar tiga butir telur per minggu dalam kondisi ideal. Oleh sebab itu, ada dua pilihan untuk menernak ayam ini yakni dengan alasan sebagai ayam pedaging atau sebagai ayam petelur. Akan tetapi karena harga ayam hias ini di indonesia masih sangat tingi maka, untuk saat ini cocoknya untuk ayam hias aja.

ayam brahma

Anda juga bisa mengembangbiakkannya dan men jual ayam brahma anakannya. Hanya saja perlu kehati-hatian ketika telur mulai menetas dan terlihat anak-anak ayam yang masih dierami oleh induknya. Segera pindahkan ayam anakan tersebut agar tidak terinjak. Sering terjadi ayam anakan mati karena terinjak oleh induknya yang memiliki ukuran dan berat yang luar biasa. Sehingga ketika Anda ingin menernak ayam ini, pastikan untuk selalu mengecek kondisi kandang atau telur apakah sudah menetas atau belum. Cara lainnya yang lebih efektif yaitu, telur ditetaskan memakai mesin tetas, tujuannya agar produktifitas telur tinggi dan hasil anakan juga bisa berjumlah banyak.

Keunikan selanjutnya adalah dari sisi kepribadiannya. Ada cukup banyak pemilik Brahma yang melaporkan bahwa ayam mereka memiliki sikap yang ramah dan pendiam. Ayam-ayam itu cenderung bergaul dengan ayam keturunan lain juga tapi bisa merenung pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Betina juga dikenal sebagai ibu yang baik untuk anak-anak mereka. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan karakter ayam hias ini karena sebagian besar ayam ini memiliki sifat bawaan yang tenang atau tidak galak.

Harga Ayam Brahma Update 2017 :

Usia 1-2 minggu         : 550rb – 650rb /ekor

3minggu-1bulan : 750-800rb /ekor

2bulanan            : 1jt – 1,250 /ekor

Siapan induk             : 6,5jt – 9jt

Indukan                     : 8,5jt – 11jt

catatan : Jaminan original dan bergaransi.

Untuk Pertanyaan seputar harga ayam brahma, cara transaksi, serta ketersediaan stok silahkan hubungi kami :

Guntur Ginanjar : 0878-3830-5588 ( WA)

0821-3708-2479 ( WA )

Windaru Rohmat : 0858-6818-1174 ( WA )

Joko Wahyulianto : 0878-3888-5566 ( WA )

Menernak Ayam Brahma dengan Benar

Bila Anda siap untuk menernak ayam Brahma ini, tentunya Anda harus terlebih dahulu menyiapkan potensi lahan atau halaman rumah Anda untuk menampung ayam hias ini dengan tepat. Untuk ayam yang bahagia dan sehat, Anda memerlukan jenis kandang ayam yang tepat yang membuat mereka tetap hangat selama musim hujan dan panas serta mereka juga terlindungi dari unsur lainnya yang dapat merusak atau membuat mereka terancam seperti binatang buas.

Lahan dan kandang memang harus menjadi prioritas utama. Anda harus pastikan untuk memberi ayam Brahma lebih banyak ruang untuk bergerak baik ketika berada di dalam maupun di luar kandang. Karena ayam Brahma adalah jenis ayam dengan ukuran yang lebih besar, sehingga pastinya mereka juga membutuhkan ukuran kandang dan lahan yang lebih besar untuk bergerak, berlari dan bermain atau mencari makan termasuk untuk anakan mereka.Ini harus menjadi prioritas utama.

ayam brahma

Jangan lupa juga untuk urusan sanitasi. Pastikan Anda membersihkan kandang secara teratur dengan menghilangkan kotoran di kandang setidaknya dua kali per minggu dan melakukan pembersihan menyeluruh setiap beberapa minggu. Letakkan makanan dan air segar berada di tempat yang agak tinggi sehingga tidak akan bercampur dengan kotoran atau keinjak. Kebersihan kandang dan makanan juga harus Anda perhatikan.

Silahkan dibaca juga : 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Beternak

Pastikan lahan yang digunakan untuk menaruh kandang atau menernak ayam Brahma terlindung dengan baik. Anda bisa menggunakan kawat untuk membatasinya sehingga akan terhindar dari binatang pemangsa seperti ular piton, anjing liar atau lainnya. Kawat ini juga berfungsi untuk menjaga ayam hias ini agar tidak lepas dan lari dari lahan atau kandangnya.

Itulah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika berencana untuk menernak dan nantinya men jual ayam Brahma yang memiliki ukuran yang fantastis. Jangan lupa untuk memberinya makanan dan minuman yang mengandung protein yang tinggi untuk mendukung pertumbuhannya.Ayam ini bisa menjadi primadona di halaman rumah Anda ketika disandingkan dengan ayam hias atau hewan peliharaan lainnya.

Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

ayam kalkun membutuhkan perlakuan yang khusus untuk mengembangbiakkannya baik sebagai ayam pedaging, petelur maupun sebagai ayam hias.

Yang Perlu Anda Tahu tentang Memelihara Ayam Kalkun

Apakah Anda benar-benar ingin memelihara dan mengembang biakkan ayam kalkun?Apakah jenis ayam kalkun adalah pilihan yang tepat? Jika Anda ingin memiliki jenis unggas pedaging, petelur dan juga hias, maka ayam ini adalah pilihan yang tepat. Apalagi jika dari kecil sudah akrab dengan manusia, maka ayam ini bisa sangat jinak sekali. Tapi memang ayam ini memiliki sensitifitas yang tinggi terutama bagi pejantannya.Sehingga harus tetap hati-hati. Adapun cara agar pejantan jinak yaitu dengan menjodohkannya dengan banyak betina misal 1 pejantan diberikan pasangan minimal 3 betina maka biasanya kalkun akan jinak.

ayam kalkun

 

Mengembangbiakkan Ayam Kalkun

Cara Pembiakan kalkun lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Banyak orang membuat kesalahan dengan mengasumsikan bahwa mengembangbiakkan dan merawat kalkun sama dengan ayam lain pada umumnya. Padahal, sebenarnya mengembangbiakkan dan merawat ayam kalkun jauh lebih sulit tapi memang hasilnya juga jauh lebih menguntungkan terutama jika dijadikan ladang bisnis baik sebagai pedaging, petelur maupun sebagai ayam hias di rumah.

Baca Juga : 5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Beternak Ayam Brahma

Sebelum Anda masuk ke bisnis pengembangbiakan kalkun, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan agar Anda tidak melakukan terlalu banyak kesalahan. Pertama-tama, Anda harus memiliki setidaknya beberapa pengalaman berkenaan dengan perkembangbiakan dan merawat unggas seperti ayam dan itik. Ini sangat penting dan bermanfaat.
Jika Anda bertekad untuk mengembangbiakkan kalkun tapi tidak pernah memiliki pengalaman tentang membiakkannya, Anda masih memiliki keuntungan dan akan dapat dengan mudah dan cepat belajar melakukannya karena Anda sudah memiliki pengetahuan dasar tentang pembiakan unggas. Pembibitan ayam dan itik tentu saja merupakan hal yang yang berbeda dari kalkun tapi mereka memiliki banyak kesamaan.
Biasanya, ayam kalkun matang secara seksual pada usia 7 bulan. Disarankan agar mereka segera dikawinkan saat mencapai usia ini untuk memaksimalkan produktivitasnya dan memastikan bahwa mereka menghasilkan telur yang nantinya siap untuk dierami. Anda tentu tidak ingin ayam kalkun Anda bertelur kemudian telur dibiarkan begitu saja kan? Oleh sebab itu, mereka perlu mencapai usia kematangan seksual. Mulailah dengan proses kawin sesegera mungkin. Keberhasilan dalam peternakan kalkun sangat bergantung pada proses pengawinan kalkun dan pada kualitas telur yang dihasilkan.

jeni kalkun

Postingan lainnya : 4 Kiat Sukses Ternak Kalkun dan Cara Perawatannya

Rasio rata-rata adalah bahwa kalkun jantan dapat dikawinkan dengan sebanyak sepuluh ekor ayam kalkun betina. Namun, jika rasio ini digunakan, Anda berisiko memiliki ayam kalkun yang menghasilkan lebih sedikit telur yang dibuahi. Jadi sebaiknya gunakan dua kalkun jantan. Ini akan memastikan telur yang dibuahi ayam betina lebih banyak.
Pembiakan kalkun juga melibatkan pemeliharaan dan pemantauan secara konstan terhadap kesehatan ayam.Semakin sehat ayam, semakin produktif hasilnya.

Pilih Bibit dan Buat Kandang Ayam Kalkun yang tepat

Jangan lupa untuk memilih bibit yang tepat. Ada beberapa jenis ayam kalkun yang dibedakan dari warnanya. Broad-Breasted Whites salah satunya yang merupakan bibit jenis modern dengan warna bulu putih dan kulit merah terang. Anda juga bisa memilih kalkun Royal Palm yang memiliki perpaduan warna terang dan gelap yang eksotis. Jika Anda ingin memiliki ayam kalkun yang terlihat seperti merak, maka bisa memilih jenis Ocellated yang terlihat begitu mewah dan berkelas sebagai ayam hias.
Selain memilih bibit yang tepat, Anda juga harus membuat kandang yang tepat untuk mereka. Banyak peternak ayam kalkun yang membiarkan kalkun mereka tinggal di luar kandang atau halaman yang diberi pagar dengan kawat atau kayu. Anda bisa menambahkan jenis rumput Red clover atau Kentucky bluegrass karena jenis rumput ini sangat bagus untuk dimiliki di halaman atau kandang kalkun.
Besarnya ukuran kandang tentu tergantung dari seberapa banyak kalkun yang Anda miliki.Jika memilih lebih dari 10, pastikan untuk memiliki kandang yang berukuran cukup besar hingga mencapai beberapa puluh meter persegi.Tentu, ukuran kandang dan halaman yang lebih besar lebih disarankan agar ayam bisa leluasa bergerak dan mencari makan sendiri untuk tambahan protein alaminya.
Pastikan agar baik kandang maupun rumput atau halaman (pekarangan yang digunakan sebagai tempat mengembangbiakkan kalkun) selalu dalam keadaan bersih termasuk makanan dan minuman mereka. Kebersihan dan kesehatan adalah faktor yang sangat penting dan harus selalu diperhatikan agar ayam selalu dalam keadaan sehat dan ini akan berpengaruh terhadap kualitas telur atau anakannya.
Untuk tingginya kandang dan pagar halaman, Anda bisa membuat perkiraan agar ayam bisa leluasa bergerak ketika di dalam kandang. Sedangkan pagar halaman pastikan agar cukup tinggi sehingga ayam tidak lepas atau keluar dan ancaman dari binatang buas juga bisa dihindari.Keamanan juga harus Anda perhatikan apalagi jika tinggal di tempat yang masih banyak binatang buasnya.

Bagi anda yang membutuhkan ayam kalkun silahkan anda bisa menghubungi kami :

Guntur Ginanjar : 0878-3830-5588 ( WA )

0821-3708-2479 ( WA)

Windaru Rohmat : 0858-6819-1174 ( WA )

Joko Wahyulianto : 0878-3888-5566 ( WA )

Alamat Kandang : Jalan Tempel-turi Km.2 Dusun Tegalrejo,Desa Margorejo,Kecamatan Tempel,Kabupaten Sleman,Yogyakarta.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda tahu dan perhatikan sebelum kemudian memilih untuk memelihara ayam kalkun. Bagaimanapun, ayam ini memang terlihat lebih eksotis dengan bentuk tubuhnya, ukurannya, warna bulunya dan tentu suaranya. Ada cukup banyak alasan kenapa Anda juga perlu memelihara ayam ini.